Analisis Strategi Pemasaran pada Cafe Coffee Komunitas di Tenggarong / Maulana, Irwan text Tenggarong : FEBIS-Universitas Kutai Kartanegara, 2020 | Irwan Maulana, 2020, judul skripsi "Analisis Strategi Pamasaran pada Cafe Coffee Comunitas Di Tenggarong" Skripsi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Kutai Kartanegara, dibawah bimbingan Bapak Ilham, SE, MM dan Bapak M. Hermanto, SE, MM.<br/>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji strategi yang tepat untuk diterapkan pada Cafe Coffee Comunitas di Tenggarong dari posisi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman.<br/>Data internal dan eksternal yang diperoleh dari perusahaan akan dianalisa dengan menggunakan dasar-dasar teoritis yaitu menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor-faktor kekuatan dan kelemahan Cafe Coffee Comunitas di Tenggarong serta mengidentifikasi faktor-faktor peluang dan ancaman yang datang dari lingkungan eksternal.<br/>Berdasarkan matrik SWOT diperoleh posisi/strategi Cafe Coffee Comunitas Tenggarong saat ini yaitu strategi stabilisasi / turn around keluar yang terletak pada kuadran III, maksudnya perusahaan menghadapi peluang pasar yang sangat besar, tetapi di lain pihak, ia menghadapi beberapa kelemahan internal. Fokus strategi Cafe Coffee Comunitas Tenggarong ini adalah meminimalkan masalah internal perusahaan sehingga dapat merebut peluang pasar yang lebih baik. Alternatif strategi yang dapat dilakukan Cafe Coffee Comunitas dengan melihat posisinya yaitu kombinasi (WO) / weaknesses - opportunities.<br/>Berdasarkan analisis matriks SWOT dan matriks IE, dihasilkan beberapa alternatif strategi pemasaran. Strategi yang dihasilkan yaitu:a. Selalu gencar mempromosikan produk di media sosial dan grup chatting. Kegiatan promosi efektif yang bisa dilakukan Cafe Coffee Comunitas saat ini bisa melalui media sosial misal Facebook, Twitter, Instagram atau aplikasi chatting seperti Whatapps, Line dan lain sebagainya yang tidak terlalu menggunakan biaya terlalu besar.<br/>b. Perlu inovasi membuat produk baru yang berbeda dengan saingan. Perlu diciptakan produk makanan / minuman yang unik dan belum pernah dimiliki seperti saingan lainnya seperti kasus trendnya minuman kopi dalgona beberapa waktu lalu.<br/>c. Efisiensi penggunaan modal investasi perusahaan. Pemilik Cafe Coffee Comunitas Tenggarong wajib dengan cerdas mengelola efisiensi modal yang ada sehingga tidak terjadi pemborosan yang tidak perlu seperti pembelian bahan baku, pengurangan jumlah karyawan atau ekspansi usaha.<br/>d. Selalu mempertahankan hubungan baik dengan para pelanggan. setiap karyawan Cafe Coffee Comunitas Tenggarong harus memiliki keterampilan tertentu, diantaranya berpenampilan baik, dan rapi, bersikap ramah, memperlihatkan gairah kerja dan sikap selalu siap untuk melayani, tenang dalam bekerja, tidak tinggi hati karena merasa dibutuhkan dan memiliki kemampuan menangani keluhan pelanggan secara profesional.<br/> Manajemen Umum