Cite This        Tampung       
Judul Analisis Yuridis Hak Pelayanan Medis Terhadap Pasien Gawat Darurat Di Kabupaten Kutai Kartanegara / Riduan
Pengarang Riduan, Riduan
Penerbitan Tenggarong : FAHUM-Universitas Kutai Kartanegara, 2025
Deskripsi Fisik 61 hlm. ;21 x 30 cm
Subjek Ilmu Hukum
Abstrak RIDUAN, NIM: 210711568 "Analisis Yuridis Hak Pelayanan Medis Terhadap Pasien Gawat Darurat Di Kabupaten Kutai Kartanegara Dosen Pembimbing Dr. Abd. Majid Mahmud, SH, MH Dan Dr. Aini, S.Sos., M.Si.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu pendekatan yang menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, teori hukum, serta berbagai bahan pustaka relevan lainnya. Data primer dalam penelitian ini meliputi Undang-Undang sedangkan data sekunder di peroleh dari literatur hukum, jurnal, serta hasil penelitian terdahulu.
Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup dua pokok utama (1)Bagaimana pengaturan hukum terkait pemenuhan hak pelayanan medis terhadap pasien gawat darurat di Kabupaten Kutai Kartanegara dan, (2)Bagaimana peran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalar? menjamin hak pelayanan medis pasien gawat darurat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemenuhan hak pelayanan medis bagi pasien gawut darurat di Kabupaten Kutai Kartanegara. Berlandaskan pada hak asasi manusia dan jaminan konstitusional (UUD 1945), pelayanan kesehatan, khususnya penanganan gawat darurat, merupakan hak fundamental setiap warga negara yang diperkuat oleh berbagai undang-undang nasional dan peraturan daerah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum telah kuat dan komprehensif, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan signifikan. Hal ini meliputi keterbatasan Sumber Daya Manusia, fasilitas dan sarana prasarana yang belum memadai, kendala geografis, serta masalah koordinas? rujukan medis yang sering terlambat. Tantangan ini berpotensi menghambat pemenuhan hak pasien, terutama mengingat adanya peningkatan kasus gawat darurat di wilayah kabupaten kutai kartanegara.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa, meskipun landasan hukum sudah kuat, pemenuhan hak pelayanan medis gawat darurat di Kutai Kartanegara memerlukan penguatan implememasi. Diperlukan upaya berkelanjutan dalam peningkatan SDM, investasi infrastruktur, penyederhanaan prosedur administratif, dan perbaikan sistem rujukan. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat krusial untuk memastikan pelayanan kesehatan yang merata, cepat, dan tanpa diskriminasi sesuai amanat konstitusi dan hak asasi manusia.

Bentuk Karya Tidak ada kode yang sesuai
Target Pembaca Tidak ada kode yang sesuai

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
260513110011382 370 RID A C.1 Tidak dapat dipinjam Perpustakaan Universitas - Ruang Koleksi Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000008041
005 20260521032129
008 260521################|##########|#|##
035 # # $a 0010-0526000088
082 # # $a 340
084 # # $a 370 RID A C.1
100 # # $a Riduan, Riduan
245 1 # $a Analisis Yuridis Hak Pelayanan Medis Terhadap Pasien Gawat Darurat Di Kabupaten Kutai Kartanegara /$c Riduan
260 # # $a Tenggarong :$b FAHUM-Universitas Kutai Kartanegara,$c 2025
300 # # $a 61 hlm. ; $c 21 x 30 cm
520 # # $a RIDUAN, NIM: 210711568 "Analisis Yuridis Hak Pelayanan Medis Terhadap Pasien Gawat Darurat Di Kabupaten Kutai Kartanegara Dosen Pembimbing Dr. Abd. Majid Mahmud, SH, MH Dan Dr. Aini, S.Sos., M.Si.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu pendekatan yang menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, teori hukum, serta berbagai bahan pustaka relevan lainnya. Data primer dalam penelitian ini meliputi Undang-Undang sedangkan data sekunder di peroleh dari literatur hukum, jurnal, serta hasil penelitian terdahulu.
Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup dua pokok utama (1)Bagaimana pengaturan hukum terkait pemenuhan hak pelayanan medis terhadap pasien gawat darurat di Kabupaten Kutai Kartanegara dan, (2)Bagaimana peran Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dalar? menjamin hak pelayanan medis pasien gawat darurat.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemenuhan hak pelayanan medis bagi pasien gawut darurat di Kabupaten Kutai Kartanegara. Berlandaskan pada hak asasi manusia dan jaminan konstitusional (UUD 1945), pelayanan kesehatan, khususnya penanganan gawat darurat, merupakan hak fundamental setiap warga negara yang diperkuat oleh berbagai undang-undang nasional dan peraturan daerah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum telah kuat dan komprehensif, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan signifikan. Hal ini meliputi keterbatasan Sumber Daya Manusia, fasilitas dan sarana prasarana yang belum memadai, kendala geografis, serta masalah koordinas? rujukan medis yang sering terlambat. Tantangan ini berpotensi menghambat pemenuhan hak pasien, terutama mengingat adanya peningkatan kasus gawat darurat di wilayah kabupaten kutai kartanegara.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa, meskipun landasan hukum sudah kuat, pemenuhan hak pelayanan medis gawat darurat di Kutai Kartanegara memerlukan penguatan implememasi. Diperlukan upaya berkelanjutan dalam peningkatan SDM, investasi infrastruktur, penyederhanaan prosedur administratif, dan perbaikan sistem rujukan. Sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat krusial untuk memastikan pelayanan kesehatan yang merata, cepat, dan tanpa diskriminasi sesuai amanat konstitusi dan hak asasi manusia.
650 # 4 $a Ilmu Hukum
990 # # $a 260513110011382
Content Unduh katalog